| 1. Potensi Basis Massa (Jumlah Penduduk Muslim)
|
|
Parameter ini melihat seberapa besar "kolam" dakwah IPNU di kecamatan tersebut. Semakin mayoritas penduduk muslimnya, semakin besar tanggung jawab dan poinnya.
Jumlah Penduduk Trenggalek berdasarkan Agama
- Poin 25 > Mayoritas Mutlak (60% - 100%)
- Poin 10 > Menengah (20% - 59%)
- Poin 5 > Minoritas (0% - 19%)
|
| 2. Basis Pendidikan (Sekolah & Pesantren NU)
|
|
IPNU tumbuh di lembaga pendidikan. Jadi, banyaknya sekolah (Madrasah, SMA, SMK), Pesantren, hingga Perguruan Tinggi di bawah naungan NU sangat memengaruhi penilaian.
Sekolah dalam naungan LP Ma'arif
- Poin 25: Jika ada lebih dari 25 lembaga pendidikan/pesantren NU.
- Poin 10: Jika berjumlah antara 7 sampai 25 lembaga.
- Poin 5: Jika jumlahnya kurang dari 7 lembaga.
|
| 3. Kekuatan Jaringan (Stakeholder & Alumni)
|
|
Organisasi tidak bisa jalan sendirian. Hubungan baik dengan tokoh masyarakat, pemerintah kecamatan, dan Majelis Alumni IPNU sangat krusial.
- Dukungan Kuat (25 Poin): Alumni aktif membimbing dan fasilitas dari stakeholder mudah didapat.
- Dukungan Sedang (10 Poin): Komunikasi ada, namun belum maksimal dalam kolaborasi program.
- Dukungan Lemah (5 Poin): Kurangnya keterlibatan alumni dan sulitnya akses ke stakeholder wilayah.
|
| 4. Akses Wilayah (Kondisi Geografis)
|
|
Beda medan, beda tantangan. Parameter ini menilai seberapa mudah koordinasi dilakukan antar desa/ranting di kecamatan tersebut.
- Akses Mudah (25 Poin): Jalanan mulus, transportasi lancar, sinyal internet oke.
- Akses Sedang (10 Poin): Jarak antar desa cukup jauh atau ada kendala geografis ringan.
- Akses Sulit (5 Poin): Medan berat (pegunungan/terpelosok) yang menantang nyali para kader untuk bergerak.
|
| Penetapan Kluster PAC
|
|
Penetapan kluster PAC berdasarkan akumulasi bobot nilai empat parameter tersebut
dengan ketentuan sebagai berikut:
- PAC dengan nilai akumulasi 80-100 ditetapkan masuk kluster 1 (satu)
- PAC dengan nilai akumulasi 40-75 ditetapkan masuk kluster 2 (dua)
- PAC dengan nilai akumulasi 20-35 ditetapkan masuk kluster 3 (tiga)
|
|